Rabu, 28 Oktober 2009


Perancangan Sistem Penentuan Lokasi Mesin Sandi Dengan GPS, SMS + Algoritma Caesar

Pada tingkat dua, saya jurusan teknik rancang bangun mendapatkan suatu mata kuliah yang berhubungan dengan dasar-dasar telekomunikasi. Pada pelajaran ini, membuka mata hati, mata pikiran saya tentang betapa gapteknya saya akan kemajuan teknologi informasi saat ini karena mata kuliah tersebut menambah pengetahuan saya banget2. Mata kuliah yang dijalani selama satu semester kemarin sangat seru dan antusias saya mempelajarinya.

Akhir dari mata kuliah ini, setiap mahasiswa harus mengerjakan suatu projek yang berhubungan dengan teknologi informasi saat ini. Alhasil pengundian, saya mendapat projek yang bersangkutan dengan GPS. Akhirnya saya tahu bahwa GPS itu adalah Global Positioning System. Pada bahasan kali ini, saya akan menampilkan projek yang mendapat ide dari internet, salah satu mahasiswa dari Universitas Petra, Surabaya. Setelah melakukan modifikasi, jadi juga projek yang sebatas konsep ini. Besar impian untuk menjadikan TA nanti. :)

ABSTRAKSI

Paper ini membahas mengenai perancangan sebuah sistem penentuan posisi mesin sandi dengan bantuan teknologi SMS telepon selular sebagai komunikasi datanya. SMS yang kita kirimkan diterima oleh mesin sandi yang telah dilengkapi dengan GPS dan Microcontrol dimana telah dilengkapi pula algoritma Caesar untuk encrypt koordinatnya, yang diterima lalu akan mengirimkan posisinya melalui SMS dengan media handphone kepada komputer pengendali yang juga telah dilengkapi algoritma tersebut untuk bisa decrypt koordinatnya. Data posisi tersebut disimpan dan ditampilkan oleh PC pada peta yang bersesuaian dengan posisi mesin sandi berada, dengan demikian komputer dapat memonitor dimana mesin sandi berada. Sebuah komputer dilengkapi dengan sebuah telepon seluler digunakan sebagai komputer pengendali yang bertugas memantau posisi dimana mesin sandi berada.



BAB I

PENDAHULUAN


1.1. Latar Belakang Masalah

Pada saat seperti sekarang ini, dimana kemampuan teknologi yang semakin canggih juga manusia yang dasarnya memiliki sifat tidak pernah puas, memungkinkan penemuan dan pembaharuan terhadap apapun akan sering terjadi.Tidak terlepas dari itu, tingkat kejahatan pun semakin meningkat, salah satunya berupa pencurian barang-barang berharga, khususnya mesin sandi yang memiliki fungsi untuk mengamankan informasi dari suatu instansi atau pihak-pihak tertentu.Oleh sebab itu, keamanan dan kerahasiaan pun menjadi suatu faktor yang sangat diperhatikan.


Berdasarkan hal di atas, penulis ingin menjelaskan dari data yang sudah ada sebelumnya, yaitu suatu sistem penentuan lokasi mesin sandi berbasis GPS (Global Positioning System) dengan memanfaatkan media wireless, yaitu berupa SMS sebagai komunikasi data dengan sebuah PC. Dengan sistem ini diharapkan kita mampu mengetahui secara cepat dan tepat dimana lokasi mesin sandi tersebut berada, sehingga kita dapat menentukan langkah-langkah yang perlu.

Dalam sistem ini, apabila terjadi laporan kehilangan mesin sandi, PC dengan media handphone lewat SMS akan mengirimkan data ke mesin sandi yang telah dilengkapi dengan minimum sistem ini. Setelah minimum sistem menerima data melalui handphone maka minimum sistem melalui microcontrol akan mengambil data dari GPS berupa koordinat posisi yang telah di enkripsi dengan algoritma Caesar dan dikirimkan lagi melalui SMS ke PC. Setelah PC mendapatkan data dari sistem yaitu berupa koordinat yang di dekripsi terlebih dahulu, maka sesuai dengan database yang telah dibangun PC akan menentukan didaerah mana koordinat tersebut dan ditampilkan dalam bentuk Map (Peta Lokasi). Cara kerja yang seperti ini dibuat agar PC tidak busy terus menerus memantau dimana lokasi mesin sandi tersebut. PC hanya akan memonitor apabila terjadi laporan kehilangan oleh pemilik mesin sandi.

1.2. Perumusan Masalah

Berdasarkan dari latar belakang diatas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana merancang dan membuat sebuah sistem penentuan lokasi berbasis GPS dengan pemanfaatan media Wireless berupa SMS sebagai sarana komunikasi dengan PC, dan aman dari penyadapan.

2. Bagaimana merancang dan membuat sebuah sistem informasi PC dari data yang diterima berupa koordinat posisi diterjemahkan dan ditampilkan dalam bentuk Map sesuai dengan database yang dibangun.


1.3. Pembatasan Masalah

Dalam perancangan dan pembuatan alat ini, terdapat beberapa pembatasan masalah, antara lain:
1. Sistem ini hanya memonitor satu mesin sandi yang tidak ber-OS(Operating System).

2. Perancangan dan pembuatan alat ini menggunakan minimum system dari MCS-51 yang diproduksi oleh ATMEL.

3. Komunikasi antara minimum system dengan GPS dan handphone adalah melalui serial.

4. Komunikasi antara minimum system dengan PC melalui media wireless yaitu SMS dan ditampikan dalam bentuk Map (Bukan Realtime).



1.4. Tujuan

Adapun tujuan dari pembuatan paper ini adalah merancang dan membuat sebuah sistem untuk memonitor lokasi sebuah mesin sandi yang diambil berdasarkan teknologi GPS dan dikomunikasikan dengan PC melalui SMS dengan media handphone, dan juga aman dari penyadapan karena sebelum proses pengiriman data telah dienkripsi terlebih dahulu menggunakan algoritma Caesar.


BAB II

ISI


2.1.Metodologi
1. Rancangan Penelitian

Metode penelitian yang digunakan adalah :
1) Studi kepustakaan dengan memahami referensi tugas akhir mahasiswa di perguruan tinggi lain melalui internet.

2) Mencari, mengumpulkan dan menyaring sumber-sumber informasi yang diperoleh dari internet lalu menambahkan data-data yang berkaitan guna membantu pemahaman dari referensi yang digunakan sebagai acuan pembuatan paper.



2. Analisis, Perancangan, Spesifikasi dan Implementasi
2.1 Analisis

• Kelebihan dari rancangan system ini, antara lain;
1. Memudahkan pencarian mesin sandi yang sudah terpasang dengan perangkat yang dibutuhkan.

2. Cukup efektif dan efisien pemasangan dan penggunaannya.

3. Memiliki tingkat keamanan dari penyadapan dengan menggunakan algoritma Caesar dalam enkripsi koordinatnya.

• Kekurangan dari rancangan system ini, antara lain;
1. Tidak dapat diketahui sukses atau tidaknya dan berapa waktu yang dibutuhkan merespon SMS yang di kirim olek pengendali.

2. Penggunaan handphone yang membutuhkan baterai, sehingga harus selalu diperhatikan agar kondisi baterai selalu dalam keadaan baik untuk digunakan.

3. Perangkat yang digunakan bisa dikatakan cukup mahal.


2.2 Perancangan Sistem

a. Perancangan Perangkat Keras
Perancangan perangkat keras dibagi menjadi modul penyusun sistem, di antaranya: modul interface antara GPS Reciver, microcontrol dan handphone serta interface antara handphone dengan PC. Rancangan yang dimaksud, ditunjukkan pada gambar berikut ini :



Gambar 2.1 Blok diagram rancangan sistem perangkat keras usulan

b. Perancangan Perangkat Lunak

Piranti lunaknya yang digunakan adalah Franklin Software Inc. menggunakan bahasa pemrogaman C atau Assembler yang kemudian akan menjadi file extencion hex sebagai program yang akan diisikan pada microcontroller.
Sedangkan piranti lunak lain yang digunakan adalah menggunakan bahasa high level language, dimana bahasa ini digunakan oleh PC untuk mengambil data dari handphone melalui komunikasi serial kemudian dengan database yang disusun menampilkannya dalam bentuk fix-Map.



2.3 Spesifikasi Sistem

Spesifikasi dari sistem yang dirancang adalah sebagai berikut :
1. Tegangan kerja : DC +5 Volt, DC + 12 Volt

2. Tipe microcontroller : AT89x51

3. Jenis handphone : Siemen Me 45

4. Interface GPS dengan microcontrol dan handphone.



2.4 Implementasi

Sistem ini akan bekerja seperti berikut. Apabila PC menerima laporan bahwa sebuah mesin sandi telah hilang, maka PC melalui handphone akan memberikan instruksi kepada minimum sistem yang telah terpasang pada mesin sandi.Setelah minimum sistem yang dilengkapi dengan handphone, GPS dan microcontrol ini menerima pesan (berupa sms) dari PC, maka minimum sistem akan bekerja sebagai berikut. Microcontrol melalui komunikasi serial akan mengambil data dari GPS (berupa lokasi atau koordinat sumbu bumi), data yang diambil kemudian diolah serta adanya proses enkripsi dengan menggunakan algoritma Caesar untuk dikirimkan kembali melalui komunikasi serial (disarankan asli dari siemens agar mengurangi kegagalan dalam komunikasi) lewat handphone ke PC (data yang diterima PC berupa sms yang berisi koordinat sumbu bumi).
Oleh PC data yang diterima melalui sms dari minimum sistem ini akan diolah serta proses dekripsi agar tampak koordinat aslinya, berdasarkan database yang dibangun dan kemudian ditampilkannya dalam bentuk Fix-Map (bukan. realtime)


Kesimpulan


• Penggabungan sistem GPS dengan microcontroller serta handphone sebagai komunikasi datanya dapat dijalankan bersamaan.

• Penggabungan handphone ke dalam PC maupun GPS dengan handphone dan microcontroller membutuhkan interface sebagai pendukungnya.

• Penggunaan PC yang mendukung sangat diperlukan agar software dapat berjalan dengan baik.

• Sistem ini belum dicoba, sehingga tidak dapat diketahui presentase ketepatan pengiriman dan penerimaan pesannya yang kemudian ditampilkan pada PC.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar Anda :)

Komentar